Rabu, 11 Januari 2017

Kau yang Kuharap Jadi Labuhan Terakhirku



Kerinduanku bagaikan cawan tlah terisi air yang penuh .
Rasanya tak sanggup lagi menahan luapan rindu di dalamnya.
Namun aku tahu merindumu bukanlah hal yang benar.
Namun setiap kali merindu ku luapkan dalam setiap tetes air mata bersama doa yang kupanjatkan.
Ketika lelah untuk berjuang beradu didalam fikiran.
Aku selalu mengingat bahwa apa yang aku doakan in sya allah akan dijabah allah.
Lalu aku bangkit lagi memohon doa agar semoga kau yang ntah dimana bisa jadi labuhan terakhir.
Aku tahu ketetapan allah itu pasti , dia yang baik akan disandingkan dengan yang baik pula.
Semga aku dan kamu selalu berjuang menjadi baik.
Agar suatu saat allah mempertemukan kita dalam suatu kejutan terindah allah.
Ntah untk men jadi satu dalam satu labuhan cinta atau harus mengiklaskan ketika labuhan yang kita pilih adalah labuhan yang berbeda.
Setidaknya kini aku berterima kasih allah menyayangiku dan menyayangimu lebih dari apapun hingga menggerakan hati kita untuk saling menjauh .
Melepaskan kita dari cinta yang salah.

Semoga kamu yang selalu aku semogakan menjadi nyata.

Dari aku
Untuk kamu
Palembang, 8 januari 2017 22:23

2 komentar:

Terimakasih kunjungannya :D,
Silahkan berikan komentar anda :D

 
Themes by: Simple-Blogskins. Powered by Handayani Putri